Jangan Panik, Simak 5 Cara Mengatasi Demam pada Bayi!

cara menurunkan demam pada bayi (1)

TanyaNersSaat demam, biasanya si kecil akan rewel dan gelisah daripada biasanya. Selain itu, suhu tubuh yang tinggi juga membuat Mommy merasa khawatir akan kesehatannya. Namun, jangan panik, karena ada cara mengatasi demam pada bayi yang bisa dilakukan di rumah dengan mudah. Apa saja? Simak ulasan selengkapnya!

Kenali Gejala Demam dan Penyebabnya pada Bayi

cara menurunkan demam pada bayi (2)
sc: Gesund

Panas atau demam pada bayi bisa disebabkan beberapa faktor. Akan tetapi, yang utama di sini adalah demam merupakan kondisi umum ketika sistem kekebalan tubuh pada si kecil berjuang melawan infeksi. Dimana infeksi tersebut disebabkan oleh bakteri maupun virus, pasca imunisasi, terlalu lama di tempat terbuka, bahkan nyeri tenggorokan.

Sedangkan gejala demam biasanya ditandai dengan suhu tubuh tinggi. Kebanyakan orang tea beranggapan suhu yang nagat saat disentuh adalah tanda sedang demam. Kenyataannya, suhu tubuh bayi memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan suhu tubuh orang dewasa.

Adapun suhu tubuh normal bayi berada pada kisaran 36.5° – 37° Celcius sebagaimana dikemukakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Untuk memastikan apakah si kecil sedang demam atau berada pada suhu normal, maka Mommy bisa menggunakan termometer. Jika suhu di termometer menunjukkan angka lebih tinggi dari suhu normal, maka bisa dikatakan si kecl mengalami demam.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini Dia Cara Tes Alergi Susu Sapi Pada Bayi

Cara Mengatasi Demam pada Bayi

Setidaknya ada lima cara menurunkan panas pada bayi yang dapat dilakukan di rumah. Ini dilakukan sebelum si kecil dibawa ke dokter dan kondisi demam atau suhu tubuhnya tidak begitu tinggi:

1. Kompres dengan Air Hangat

cara menurunkan demam pada bayi
sc: Gleneagles Hospital

Cara ampuh yang pertama ialah dengan mengompresnya menggunakan air hangat di kain bersih. Rendamlah kain bersih di air hangat, peras dan letakkan pada bagian dahi, leher, lipatan ketiak, maupun pada bayi saat tertidur. Hindari mengompres dengan air dingin agar si kecil tidak menggigil karena kedinginan. Mommy bisa juga memandikannya dengan air hangat tanpa berlama-lama, kemudian keringkan badannya dan pakaikan baju yang nyaman.

Baca juga: Ini 7 Daun Penurun Panas pada Bayi yang Mujarab & Aman

2. Pastikan Suhu Kamarnya Sejuk

Kedua, perhatikan suhu ruang kamar si kecil. Udara yang terlalu panas, akan membuatnya semakin gerah dan tak nyaman. Begitu pun dengan suhu terlalu dingin, justru  membuatnya menggigil dan memperburuk demamnya. Maka, usahakan suhu berada dalam suhu ruang. Jika menggunakan kipas angin, aturlah dengan kecepatan rendah. Akan lebih baik lagi bila si kecil tidak ditempatkan pada ruangan yang lembap. Jadi, selama masih demam, tempatkan di ruang yang sejuk dengan sirkulasi udara yang baik pula.

3. Kenakan Pakaian yang Nyaman

kolik pada bayi (2)
sc: Healthline

Cara yang ketiga adalah mengenakan pakaian yang nyaman untuk bayi. Biasanya, saat demam Moms akan memberikan jaket, namun terkadang ini justru membuatnya kepanasan. Boleh saja memberikannya jaket atau selimut, akan tetapi pilihlah bahan yang nyaman dan bisa mengenakan baju tidur yang tipis namun tidak terlalu membuatnya dingin. Ingat, pakaian yang membuat gerah dan kurang nyaman, sehingga si kecil gelisah dan istirahatnya pun menjadi terganggu.

Baca juga: Begini Cara Mengatasi Bayi Masuk Angin dan Muntah

4. Cara Menurunkan Panas pada Bayi dengan Istirahat

Keempat, saat si kecil panas Mommy harus memastikan waktu istirahatnya tercukupi. Hindarilah untuk kontak atau aktivitas dengan banyak orang dan keluar rumah. Ini akan mengurasi energi fisiknya. Jangan khawatir jika si kecil tidur dalam waktu yang lebih lama dibanding biasanya. Sebab, dirinya sedang melawan virus dan infeksi penyebab demam. Oleh karenanya, tubuh akan bekerja lebih dan memerlukan istirahat yang cukup lama pula.

5. Konsultasikan dengan Dokter

cara menaikkan berat badan bayi
sc: Freepik

Terakhir, jika keempat cara di atas sudah dilakukan namun suhunya tidak turun dalam 3-4 hari, Mommy dapat membawanya ke dokter atau layanan fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dengan tepat. Dengan berkonsultasi ke dokter, Mommya akan lebih tenang dan mendapatkan penanganan yang sesuai dengan gejala pada si kecil. Mulai tindakan yang akan dilakukan hingga pemberian obat yang aman sesuai dengan resep dokter untuk menurunkan suhu dan memulihkan kondisi kesehatannya.

Baca juga: 7 Cara Memijat Bayi Agar Tidak Rewel 

Penutup

KELAS LAKTASI ASI MASTERY

Selain cara mengatasi demam pada bayi di atas, Mommy juga penting untuk selalu memberikan ASI kepada si kecil. Mengingat ASI eksklusif kaya akan kandungan nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuhnya. Apalagi ASI dikenal pula dapat menyembuhkan sakit pada bayi. Oleh karena itu, pastikanlah produksinya dalam jumlah yang mencukupi.

Mau tahu bagaimana cara menjaga produksi ASI tetap melimpah? Atau berkonsultasi seputar ASI secara langsung dari ahlinya? Moms bisa mengikuti kelas laktasi ASI Mastery dari TanyaNers yang diselenggarakan secara online. Tertarik mengikutinya dan bagaimana cara mendaftarnya? Klik di sini, ya untuk informasi selengkapnya!

Semoga bermanfaat!

 

 

*Artikel ini telah ditinjau oleh Ns. Almira Istiqomah, S.Kep

Referensi:

  • https://www.pregnancybirthbaby.org.au/fever-in-babies
  • https://www.healthline.com/health/parenting/how-to-bring-down-baby-fever#takeaway
Scroll to Top
×