Wajib Tahu! Ini Dia Cara Tes Alergi Susu Sapi Pada Bayi

cara tes alergi susu sapi pada bayi

Tanya NersKetika bayi telah lahir, wajib bagi orang tua untuk merawatnya dengan baik. Terutama jika muncul masalah penyakit atau alergi yang terkena pada bayi, salah satunya adalah alergi susu sapi. Alergi tersebut dapat menyebabkan bayi tidak nyaman seperti gatal-gatal, muntah, diare dan sebagainya. Dengan demikian, Bunda perlu memahami cara tes alergi susu sapi pada bayi yang terdapat pada artikel berikut! 

Apa Itu Alergi Susu Sapi?

 cara tes alergi susu sapi pada bayi
sc: Freepik

Sebelum mengetahui caranya, Bunda pasti penasaran dengan apa itu alergi susu sapi? Setiap bayi yang berusia dibawah 7 tahun umumnya pernah mengalami alergi ini. Hal ini dikarenakan respon yang berlebihan dari sistem kekebalan bayi terhadap protein yang terdapat dalam susu sapi. Bayi yang terkena alergi ini biasanya mengalami beberapa gejala seperti:

  • Bibir atau mulut gatal-gatal.
  • Bentol (urtikaria) dan ruam di tubuh.
  • Batuk dan napas pendek.
  • Bibir atau lidah bengkak.
  • Mata berair.
  • Muntah.
  • Diare, terkadang disertai darah.
  • Gagal tumbuh.
  • Hidung gatal dan berair.
  • Sesak nafas dan mengi.
  • Perut kram dan kembung (kolik pada bayi)

Selain itu, alergi susu sapi juga terbagi menjadi dua jenis yang meliputi: 

  • Alergi langsung: Gejala biasanya akan muncul dalam beberapa menit setelah minum susu sapi.
  • Alergi tertunda: Gejala biasanya akan muncul beberapa jam atau berhari-hari setelah minum susu sapi.

Baca juga: 7 Cara Menidurkan Bayi yang Efektif, Ternyata Mudah Lho!

Penyebab Alergi Susu Sapi

 cara tes alergi susu sapi pada bayi
sc: Freepik

Penyebab alergi susu sapi karena respon sistem imun bayi yang berlebihan saat menerima protein yang terkandung dalam susu sapi. Sehingga, tubuh bayi akan merangsang untuk melepaskan histamin dan zat kimia lainnya yang dapt menyebabkan gejala alergi. 

Adapun protein yang terkandung dalam sapi hingga menyebabkan bayi alergi adalah protein kasein dan protein whey. Kondisi tersebut juga sering dikaitkan dengan reaksi hipersensitivitas tipe yang diperantarai oleh reaksi imunologi IgE dan nonIgE. 

Selain beberapa kondisi yang telah dijelaskan di atas, bayi yang terkena alergi susu sapi juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti: 

  • Sistem pencernaan bayi  belum berfungsi dengan baik.
  • Riwayat alergi pada orang tua, seperti asma dan alergi terhadap susu.
  • Dermatitis atopik pada anak.
  • Riwayat alergi pada jenis minuman atau makanan lainnya.

Baca juga: 7 Cara Menidurkan Bayi Kolik yang Paling Mudah & Ampuh

Cara Tes Alergi Susu Sapi Pada Bayi

 cara tes alergi susu sapi pada bayi
sc: Freepik

Cara tes alergi susu sapi pada bayi adalah dengan menghampiri dokter. Bunda dapat mengkonsultasikan keluhan bayi kepada dokter, biasanya dokter akan melakukan wawancara medis (anamnesis) untuk mengetahui gejala dan riwayat kesehatan bayi maupun keluarga. Kemudian, dokter kan melanjutkan sesinya dengan memeriksa tubuh untuk mengetahui reaksi alergi yang muncul. 

Selain itu, dokter juga akan melakukan tes darah dan uji igE. Dalam tes ini, dokter menguji bayi dengan skin prick test, patch test, atau uji spesifik igE. Bahkan, dokter juga akan menyarankan kepada Bunda untuk mengeliminasi dan mencoba jenis makanan tertentu yang menyebabkan alergi. 

Baca juga: Mengenal Asuhan Persalinan Normal untuk Ibu Hamil

Cara Mengobati Alergi Susu

 cara tes alergi susu sapi pada bayi
sc: Freepik

Ketika bayi mengalami beberapa gejala yang telah dijelaskan sebelumnya dan bunda juga sudah melakukan cara tes alergi susu sapi pada bayi. Bunda harus segera mengobati bayi agar kesehatannya terjaga. 

Salah satu cara mengobati alergi susu adalah dengan datang ke rumah sakit untuk menemui dokter yang dapat mengatasi masalah alergi. Biasanya, dokter akan memberikan penangan medis seperti:

  • Pemberian obat antihistamin, untuk meredakan gejala akibat reaksi alergi.
  • Pemberian obat suntik epinephrine (adrenalin), untuk mengatasi reaksi anafilaksis

Selain cara di atas, Bunda juga harus memperhatikan asupan bayi dengan menghindari segala makanan dan minuman yang mengandung susu sapi.  Akan tetapi, Bunda juga harus mengimbangin nutrisi bayi agar pertumbuhan dan perkembanganya tetap optimal dengan memberikan bayi ASI eksklusif. Bahkan, Bunda juga dapat mengkonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D untuk memenuhi nutrisi bayi. 

Baca juga: 7 Cara Merawat Bayi Prematur yang Perlu Diperhatikan

Penutup

KELAS LAKTASI ASI MASTERY

Gimana Bunda? Sekarang sudah tahu kan cara tes alergi susu sapi pada bayi. Dengan memahami seputar alergi susu sapi, Bunda tidak akan khawatir lagi dengan kesehatan bayi. Selain itu, jika Bunda memiliki masalah ASI yang keluar sedikit, ikuti kelas laktasi yang akan membahas tips memproduksi ASI dengan lancar dan aman. Tunggu apa lagi? Yuk daftar kelasnya sekarang!

 

 

*Artikel ini telah ditinjau oleh Ns. Almira Istiqomah, S.Kep

Referensi:

  • https://www.nhs.uk/common-health-questions/childrens-health/what-should-i-do-if-i-think-my-baby-is-allergic-or-intolerant-to-cows-milk/#:~:text=Cows’%20milk%20allergy%20can%20cause,a%20runny%20or%20blocked%20nose 
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK542243/ 
  • https://www.allergyuk.org/about-allergy/allergy-in-chilpdhood/cows-milk-allergy/ 
Scroll to Top
×