Apa Itu Test Pack untuk Tes Kehamilan & Cara Menggunakannya

apa itu test pack

TanyaNersBagi pasangan suami-istri, kelahiran si buah hati adalah hal yang paling ditunggu-tunggu. Tak sedikit pula yang mulai mempersiapkan program hamil beberapa bulan setelah menikah. Mengetahui positif atau tidaknya kandungan juga adalah bagian dari proses ini. Biasanya, mereka menggunakan test pack sebagai alat untuk pengecekan awal. Lantas, apa itu test pack dan bagaimana cara menggunakannya? 

Apa Itu Test Pack?

apa itu test pack (1)
sc: Freepik

Secara umum, apa itu test pack bisa diartikan sebagai alat untuk mengecek dan deteksi kehamilan dengan cepat dan mandiri. Alat ini akan mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin (HCG) yang ada pada urine.

HCG sendiri merupakan hormon kehamilan dan terbentuk dari sel di dalam plasenta. Terutama saat sel telur berhasil dibuahi, lalu menempel pada bagian dinding rahim. Saat kondisi hamil, hCG memiliki kadar sekitar 20mIU/hCG di 7-10 hari pasca pembuahan. Ini pun dapat meningkat sampai dengan 2-3 kali lipat tiap dua hingga tiga hari di masa persalinan.

Baca juga: Beragam Jenis Tes Kehamilan yang Moms Perlu Ketahui

Apa Saja Jenis Test Pack yang Ada?

jenis tes kehamilan
Source : Pexels

Selama ini banyak orang mengira jika test pack hanya terdiri dari satu jenis saja. Namun, lebih dari itu, alat tes kehamilan awal ini ternyata memiliki tiga jenis yang berbeda. Melansir dari berbagai sumber, berikut penjelasan ketiganya:

  • Test pack strip: jenis ini adalah yang paling sering dijumpai di pasaran. Bentuknya menyerupai kertas panjang dan terdapat sebuah kertas reaktif. Fungsinya adalah mendeteksi hCG saat dicelupkan ke urine di bagian ujungnya, Terdapat dua garis yang muncul secara samar.  Penggunaannya pun hanya untuk sekali pemakaian.
  • Test pack mindstream:  baik cara kerja maupun tingkat akurasinya mirip dengan jenis strip. Yakni meneteskan urine pada tempat khusus yang ada di alat ini. Dalam dunia medis, jenis mindstream dikenal pula dengan pregnancy cassette test.
  • Test pack digital: seiring perkembangan zaman, jenis digital cukup memudahkan bagi para penggunanya. Sebab, dilengkapi pula dengan layar digital yang berfungsi sebagai petunjuk hasil tes. Isinya pun tidak hanya sebatas garis saja, melainkan dengan kata “Hamil” atau ‘Tidak Hamil”.

Baca juga: 9 Aplikasi Kehamilan Terbaik untuk Pantau Perkembangan Janin

Bagaimana Cara Menggunakan Test Pack

jenis tes kehamilan
Source : Pexels

Dalam menggunakan test pack, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Tujuannya adalah agar hasilnya lebih akurat. Setidaknya, tiga poin penting ini wajib dilakukan, terutama bagi Mommy yang baru pertama kali menggunakannya:

1. Test Pack Harus Steril dan Baik

Sebagai langkah awal, pastikan test pack dalam kondisi steril dan baik. Perlu diketahui bahwa alat ini juga memiliki masa kedaluwarsanya sendiri. Walaupun tidak berefek pada tubuh, namun apabila menggunakan yang sudah kedaluwarsa, maka akurasinya semakin menurun.

Pada umumnya, masa pakai test pack kurang lebih 1-3 tahun yang terhitung sejak diproduksi. Tak hanya itu saja, ketika membelinya pastikan dalam kondisi baik dan tersegel. Ini juga menjaganya dalam kondisi steril. Sebab, jika terkontaminasi dengan partikel lainnya dikhawatirkan berpengaruh terhadap tingkat akurasinya.

2. Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Test Pack?

Berikutnya yakni mengetahui kapan waktu terbaik menggunakannya. Idealnya, Mommy bisa memakainya ketika terlambat masa menstruasi. Misalnya tiga hari setelah menstruasi. Akan tetapi, bisa saja itu akan memberikan hasil negatif palsu yang disebabkan rendahnya tingkat hormon hCG.

Agar mendapatkan hasil yang cukup akurat, biasanya bisa dilakukan paling tidak sekitar 6-10 menstruasi. Di sisi lain, saat Moms memiliki siklus menstruasi tak teratur, lakukanlah pemeriksaan 21 hari pasca melakukan hubungan intim. Selain itu, lakukan tes pada pagi hari saat pertama kali buang air kecil. Karena di masa-masa itulah, kadar hormon hCG tinggi.

3. Bagaimana Cara Membaca Hasil Test Pack?

Terakhir adalah cara membaca hasil test pack. Sebenarnya ini cukup mudah baik pada yang jenis strap maupun pada jenis digital. Untuk jenis strap, terdapat model garis yakni dua garis untuk menunjukkan hasil positif dan satu garis untuk negatif.

Namun, di kasus-kasus tertentu muncul dua garis. Namun, pada garis satunya terlihat samar. Itu artinya, kandungan hCG belum tinggi. Atau bisa juga menandakan kondisi urine yang kurang baik atau sehat. Sementara, untuk jenis digital lebih mudah karena akan muncul “Hamil” atau Tidak Hamil”.

Baca juga: 10 Mitos Ibu Hamil yang Sering Dipercayai Kebanyakan Orang

Penutup

Kelas NEBA Newborn Bahagia

Bagaimana, kini Mommy sudah tahu bukan cara menggunakan test pack? Ingat, walaupun alat ini memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi, namun itu bukan satu-satunya alat untuk mengecek kehamilan. Oleh karena itu, penting bagi Moms yang sedang dalam program kehamilan berkonsultasi kepada dokter kandungan.

Selain itu, bisa juga mengikuti kelas prenatal dari TanyaNers. Kelas ini dapat Mommy ikuti di mana saja karena dilakukan secara online. Di sini, dapat bertanya langsung dengan ners yang ahli di bidangnya seputar kehamilan dan persiapan persalinan. Mau tahu informasi lebih lanjut atau mengikutinya? Silakan klik button WhatsApp di bawah!

 

 

*Artikel ini telah ditinjau oleh Ns. Almira Istiqomah, S.Kep

Referensi:

  • https://www.med.unc.edu/timetoconceive/study-participant-resources/pregnancy-test-instructions/
  • https://www.morulaivf.co.id/en/blog/how-to-recognize-when-you-must-use-a-test-pack/
Scroll to Top
×