Mengenal Apa Itu Imunisasi pada Anak dan Jadwal Lengkapnya

apa itu imunisasi

Tanya Ners – Imunisasi menjadi salah satu hal yang wajib diberikan orang tua kepada anak mereka. Karena itu merupakan hak anak untuk mendapatkan berbagai perlindungan dari penyakit-penyakit yang berbahaya. Sayangnya, tidak semua orang tua sadar akan cara kerja dan pentingnya imunisasi bagi si kecil. Karena itulah, mom wajib mengetahui apa itu imunisasi dan jadwal lengkapnya agar mengetahui vaksin apa saja yang dibutuhkan anak selama masa pertumbuhan mereka. Simak selengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Imunisasi?

apa itu imunisasi
sc: Harian Jogja

Imunisasi merupakan proses pemberian vaksin yang bertujuan melindungi tubuh atau membuat tubuh menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Vaksin terbuat dari kuman yang telah dilemahkan atau dimatikan. Melalui imunisasi, tubuh anak dilindungi dari infeksi penyakit menular di masa depan, serta membantu masyarakat secara luas dengan meminimalkan penyebaran penyakit. Sementara itu, imunisasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu imunisasi dasar dan lanjutan. Imunisasi dasar penting untuk mencegah penyakit menular pada anak sejak dini, sementara imunisasi lanjutan bertujuan menjaga kekebalan tubuh anak seiring bertambahnya usia. Selain itu, terdapat juga imunisasi ulangan sebagai penguat kekebalan.

Karena itulah, imunisasi menjadi langkah penting yang harus diambil oleh para orang tua untuk melindungi kesehatan si buah hati, terutama bagi mereka yang belum mencapai usia lima tahun. Imunisasi dapat dilakukan di berbagai tempat seperti klinik kesehatan, rumah sakit, atau posyandu. Moms juga bisa mengikuti jadwal imunisasi yang diselenggarakan di posyandu biasanya tersedia secara gratis atau tanpa biaya. Karena itulah, pastikan moms untuk tidak melewatkannya!

Manfaat Imunisasi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, imunisasi merupakan langkah penting yang dapat melindungi si kecil dari berbagai penyakit. Namun, sayangnya masih ada anggapan bahwa imunisasi tidak begitu penting. Anggapan semacam ini harus dihilangkan karena dapat membuat kesehatan anak rentan terhadap penyakit dan pertumbuhannya menjadi terhambat. Maka dari itu, penting untuk mensosialisasikan pentingnya imunisasi kepada orang tua dan masyarakat secara umum.

Tujuan utama dari imunisasi adalah mencegah penyakit menular yang berbahaya, meningkatkan kekebalan tubuh terutama pada balita yang sistem imunnya belum sepenuhnya berkembang, serta memastikan pertumbuhan anak mencapai optimal untuk kebahagiaan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Nah, berikut adalah manfaat imunisasi yang wajib Moms ketahui:

  • Menyelamatkan hidup anak di masa depan.
  • Efektif dalam mencegah penyakit tertentu.
  • Melindungi orang lain di sekitar anak.
  • Menghemat waktu dan biaya yang diperlukan untuk pengobatan.
  • Melindungi kesehatan generasi mendatang.
  • Membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).
  • Menurunkan angka kematian.

Namun tentu saja, untuk hasil yang maksimal mom juga harus mengetahui beberapa hal di bawah ini sebelum melakukan imunisasi:

  • Anak tidak boleh mendapatkan imunisasi jika memiliki riwayat alergi terhadap vaksin tertentu.
  • Orang dengan gangguan imun tubuh atau penyakit kronis sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani imunisasi.
  • Pastikan anak dalam kondisi sehat saat hendak melakukan imunisasi. 

Baca juga: Apa Itu Stunting? Simak Penjelasan Selengkapnya Ini!

Jadwal Imunisasi

sc: PBS

Jadwal imunisasi dasar lengkap di Indonesia telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Berikut adalah jadwal imunisasi dasar lengkap untuk anak usia 0-18 tahun:

Lahir

  • Hepatitis B (HepB): Idealnya diberikan dalam 24 jam pertama setelah lahir.

1-2 Bulan

  • HepB (dosis kedua)

2 Bulan

  • Difteri, tetanus, dan pertusis aseluler (DTaP)
  • Haemophilus influenzae tipe b (Hib)
  • Poliovirus yang tidak diaktifkan (IPV)
  • Pneumokokus konjugat (PCV)
  • Rotavirus (RV)

4 Bulan

  • DTaP
  • Hib
  • IPV
  • PCV
  • RV

6 Bulan

  • DTaP
  • Hib (mungkin diperlukan tergantung pada merek vaksin Hib sebelumnya)
  • PCV (mungkin diperlukan tergantung pada merek vaksin RV sebelumnya)
  • Influenza (Flu): Vaksinasi tahunan dianjurkan untuk semua anak berusia 6 bulan ke atas.

6–18 Bulan

  • HepB
  • IPV

12–15 Bulan

  • Hib
  • Campak, gondongan, dan rubella (MMR)
  • PCV
  • Varicella (cacar air)

12–23 Bulan

  • Hepatitis A (HepA): Diberikan dalam 2 suntikan dengan jarak minimal 6 bulan.

15–18 Bulan

  • DTaP

4–6 Tahun

  • DTaP
  • MMR
  • IPV
  • Varicella

9–16 Tahun

  • Vaksin dengue (untuk anak dengan riwayat demam dengue di daerah berisiko tinggi)

11–12 Tahun

  • Human papillomavirus (HPV): Diberikan dalam 2 suntikan selama 6-12 bulan.
  • Booster tetanus, difteri, dan pertusis (Tdap): Dianjurkan selama kehamilan dan untuk remaja/dewasa muda.
  • Vaksin Meningokokus (MenACWY): Melindungi terhadap tipe A, C, W, dan Y. Booster dianjurkan pada usia 16 tahun.

16–18 Tahun

  • Vaksin Meningokokus (MenB): Melindungi terhadap tipe B.

Efek Samping Imunisasi 

Saat melakukan imunisasi, biasanya timbul efek sementara yang cukup aman dan jarang menimbulkan efek samping yang serius. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Demam ringan
  • Nyeri di tempat suntikan
  • Ruam
  • Lemas

Efek samping ini biasanya ringan dan akan hilang dalam beberapa hari. Jika anak mengalami efek samping yang lebih serius, segera hubungi dokter. Namun, saat ini sudah ada jenis imunisasi tanpa efek samping yang bisa Moms berikan kepada si kecil. Meskipun harganya terbilang cukup mahal dibandingkan imunisasi biasanya yang dibagikan negara, tetapi jenis imunisasi ini sangat cocok bagi Moms yang memiliki budget lebih. Karena si kecil tidak akan merasa demam atau nyeri setelah melakukan imunisasi. 

Baca juga: Apa Saja Efek Samping Imunisasi? Ini yang Harus Mommy Tahu!

Penutup

KELAS LAKTASI ASI MASTERY

Itulah seputar pengertian apa itu imunisasi, jenis, dan manfaatnya yang wajib Moms ketahui. Selain imunissi, kebutuhan ASI untuk si kecil juga merupakan hal yang penting. Bila Moms mengalami masalah tentang pemberian ASI pada si kecil, maka pastikan untuk mengikuti Kelas Laktasi dari Tanya Ners. Temukan berbagai pembelajaran menarik yang dibutuhkan Moms terkait ASI. Dapatkan juga konsultasi dengan ners berpengalaman untuk berbagai pertanyaan yang membingungkan. Jadi tungu apa lagi? Yuk gabung sekarang!

 

 

*Artikel ini telah ditinjau oleh Ns. Almira Istiqomah, S.Kep

Referensi:

  • https://kidshealth.org/en/parents/immunization-chart.html
  • https://www.cdc.gov/vaccines/schedules/hcp/imz/child-adolescent.html

Scroll to Top
×