Beberapa Jenis Cek Lab Ibu Hamil yang Perlu Diketahui

jenis cek lab ibu hamil

Tanya NersUntuk memastikan Ibu dan janin sehat, ada beberapa jenis cek lab Ibu hamil yang sangat disarankan untuk diikuti secara rutin. Setiap pemeriksaan ada tujuannya sendiri-sendiri yang bisa membantu mencegah adanya gangguan tertentu pada Ibu setelah mengalami persalinan. Yuk simak di bawah ini apa saja jenis cek lab ibu hamil yang perlu diketahui

Beberapa Jenis Cek Lab Ibu Hamil

Beberapa jenis cek lab ibu hamil ini akan membantu janin dalam kandungan bisa tumbuh secara sehat hingga nanti waktunya melahirkan. Berikut ini adalah beberapa jenis cek lab ibu hamil yang perlu diketahui

1. Tes Golongan Darah

Tes golongan darah ini memiliki tujuan untuk mengetahui tipe golongan darah yang ibu miliki. Dengan begitu apabila nantinya Ibu mengalami pendarahan saat kehamilan, maka dokter sudah mempersiapkan calon pendonor atau kantong darah yang sesuai dengan tipe golongan darah yang ibu miliki.

Tes ini dilakukan ketika memasuki usia kehamilan 14-26 minggu. Tes ini juga berguna untuk mengetahui kondisi resus yang ibu miliki apakah positif atau negatif. Apabila resus antara ibu dan janin berbeda, maka dikhawatirkan akan terjadi ketidakcocokan resus yang dapat membahayakan janin. Jadi perlu diketahui agar bisa cepat diatasi oleh dokter.

Baca juga : Moms Mau Tahu Contoh Gerakan Janin 5 Bulan? Ini dia Contohnya!

2. Cek Kadar Gula Darah

jenis cek lab ibu hamil
Source : Pexels

Dengan cek kadar gula darah pada ibu, maka akan diketahui apakah kadar gula darah ibu normal atau tidak. Apabila melebihi normal, maka ibu menderita diabetes gestasional yang sering terjadi pada ibu hamil. Ada sekitar 10-15 ibu hamil yang menderita penyakit ini.

Apabila diabetes tersebut dibiarkan, maka akan menganggu pertumbuhan organ pada janin. Tes ini biasanya dilakukan pada masa kehamilan 24-48 minggu. 

3. Cek Kadar Hemoglobin

Apabila kadar hemoglobin pada ibu rendah, maka ibu bisa berpotensi mengalami anemia yang dapat membahayakan kesehatan janin dan Ibu. Tidak hanya membuat ibu cepat lelah, penyakit ini bisa membuat ibu memilki resiko pendarahan saat hamil. Oleh karena itu penting bagi Ibu untuk mengatahui kadar hemoglobin yang ibu miliki. 

4. Tes Protein dan Urine

Apabila ditemukan kadar protein yang berlebihan, maka ibu berpotensi mengalami komplikasi kehamilan seperti preeklamsia. Oleh karena itu penting untuk mengetahui kadar protein dalam ibu hamil dengan mengikuti tes ini. Melalui tes ini dokter juga bisa mengetahui perkembangan penyakit diabetes, infeksi ginjal atau penyakit hati.

Baca juga : Jangan Insecure, Ini yang Pengaruhi Bentuk Perut Ibu Hamil

5. Tes Kelainan Genetik

Tes ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada kelainan genetik pada janin atau tidak. Potensi kelainan genetik akan lebih besar apabila ibu, ayah atau ada keluarga yang memiliki riwayat kelainan genatik. Tes ini bisa dilakukan sejak usia kehamilan 18-20 minggu. 

6. Tes Skrinning Infeksi

Jenis cek lab ibu hamil
Source : Pexels

Tes penting lainnya yang perlu ibu ketahui adalah tes skrinning infeksi. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi apakah ada penyakit infeksi seperti hepatitis, sifilis atau HIV. Apabila tidak terdeteksi maka akan membahayakan ibu dan si kecil baik pada masa kehamilan dan saat melahirkan.

Dengan mendeteksi secara dini maka dokter bisa memberikan penanganan secepat mungkin. Sehingga ibu bisa terhindar dari masalah kesehatan yang terjadi akibat penyakit infeksi. 

Baca juga : Perbedaan Hamil Bayi Laki-Laki dan Perempuan, Sudah Tahu?

7. Tes TORCH

Tes TORCH merupakan pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya parasit Toxoplasma gondii dan virus-virus berupa rubela, sitomegalovirus, dan herpes pada ibu.

Parasit Toxoplasma gondii  merupakan parasit yang sering ditemukan pada hewan sekitar rumah yang bisa mencemari daging, sayuran, dan makanan lainnya di rumah, Sedangkan virus rubela, sitomegalovirus, dan herpes dapat menjangkiti ibu hamil dengan cara melalui kontak penderitanya yang kadang ibu tidak sadari.

Virus-virus ini bisa menghambat perkembangan janin dalam tubuh ibu. Oleh karena itu apabila ibu terjangkit dengan parasit dan virus-virus ini bisa segera langsung untuk berkonsultasi dengan dokter.

Mempersiapkan Dengan Baik Kelahiran Si Kecil

Kelas NEBA Newborn Bahagia

Itu dia beberapa jenis cek lab ibu hamil yang perlu diketahui agar memastikan ibu tetap sehat hingga nantinya tiba waktu melahirkan. Setelah bayi baru lahir, fase ini juga penting agar bayi tetap sehat setelah melahirkan. Agar di fase ini bisa berjalan lancar, yuk ikut Webinar kelas prenatal dari Tanya Ners bersama perawat berpengalaman, secara online

Di kelas ini akan diajarkan bagaimana mempersiapkan kelahiran bayi mulai dari tips agar lahiran normal dan nyaman, perawatan ketika bayi baru lahir, persiapan menyusui ketika bayi baru lahir dan banyak lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi admin kami via WhatsApp ya. 

*Artikel ini telah ditinjau oleh Ns. Almira Istiqomah, S.Kep

Referensi : 

  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/servicesandsupport/pregnancy-tests-and-scans
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/common-tests-during-pregnancy
  • https://www.tommys.org/pregnancy-information/im-pregnant/antenatal-care/what-tests-will-i-have-during-pregnancy
Scroll to Top
×